Chapter 2 : Serious Gaming
- Tri

- Dec 21, 2020
- 3 min read
Updated: Jul 27, 2024
“Pizza datang~ Pekerjaan baru datang~”
Zero, anggota Serious Gaming yang paling jarang berada di markas, datang membawa enam tumpuk pizza ditangannya.
“Sapaan macam itu? Kau akan menghancurkan rasa pizza nya”Delta menghampiri, mengambil tumpukan pizza tersebut.“Aku selalu bingung darimana kau dapat seragam macam itu?”
Perkataan Cube mengarah kepada seragam pengantar pizza milik Zero.
Zero tidak memiliki pekerjaan lain selain menjadi manager di Serious Gaming, namun dia bisa memiliki berbagai macam seragam dari berbagai pekerjaan. Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, Serious Gaming adalah tim yang menerima permintaan apapun yang berhubungan dengan dunia maya.
Anggotanya hanya 3; yaitu Cross/ X, Delta/ Triangle, dan Cube/Square. Zero, atau nama publiknya Circle, adalah manager, dia tidak ingin disebut anggota. Jangan tanya kenapa, kau tidak akan tahan mendengar dia membanggakan dirinya sendiri hingga tak pantas disebut sekedar anggota. Cross bertugas mengambil keputusan di setiap tugas, apabila Cross sedang tidur yang pastinya selalu tidur minimal 12 jam per hari, Cube menjadi pengambil keputusan. Biasanya tiap tugas sudah dibagi perannya oleh Zero, jadi untuk masalah pembagian tugas... Cross itu... anggap saja dia maskot.
Delta dan Cube menyelesaikan tugas tim bersama. Cube bekerja sebagai pemegang saham berbagai perusahaan digital. Link milik Cube mempermudah ia terlibat dengan perusahaan besar multinasional, inilah yang memberi dia akses ke berbagai informasi rahasia. Bila ada pekerjaan yang berhubungan dengan dunia luar seperti menjadi mata-mata atau mencari informasi yang tak ada di dunia maya, Cube sangat bisa diandalkan.
Delta kebalikan dari Cube, tak pernah sekalipun keluar dari Console, sebutan untuk markas Serious Gaming. Dia mencari informasi hanya dari dunia maya.
Lebih dari tiga ribu akun dikelola Delta tiap harinya, dia juga pandai menyamarkan dirinya menjadi berbagai macam orang di berbagai gender dan usia. Hal inilah yang membuat emosi Delta seringkali berubah-ubah.Sedangkan Zero dia bertugas mengatasi segala kebutuhan anggota Serious Gaming, mulai dari makanan, tempat tinggal, transportasi, dll. Dia juga yang akan bertemu langsung dengan klien, membicarakan harga, menyetujui permintaan dsbnya. Untuk menjaga rahasia Serious Gaming, Zero dapat menggunakan kekuatannya untuk menyamar menjadi siapapun yang dia mau setiap kali dia bertemu klien. Walau Zero biasanya menghubungi tiap anggota melalui email, ada saatnya dia datang sendiri ke Console, seperti sekarang.
“U know me so well la, Cube~ hahahaha, kemarin kudengar ada pizza rasa baru, jadi kubelikan untuk kalian, aku baik hati kan?” Zero ikut mengambil sepotong pizza dari kotaknya.
“Bah, jangan bilang pizza ini bayaran untuk tugas baru berikutnya?”Tanya Delta dengan mulut penuh pizza.
“Tepat sekali! Ahaha.”
“Cih.” Cube mendecak.
“Lebih baik kau belikan aku sekarung coklat daripada pizza untuk bayaran! Yang seperti ini hanya akan habis oleh Cube! Lihat!” Delta menunjuk ke 4 kotak pizza yang sudah ada di meja Cube.
Cube memang terkenal dengan nafsu makannya yang besar, tapi dia kurang suka makanan manis. Kebalikannya, Delta makan dengan porsi biasa tapi sangat suka makanan manis. Terkadang Cube membelikannya coklat sebagai ganti makanan-makanan yang sering ia habiskan tanpa sadar.
“Sudah ku bilang ini rasa baru, aku beli sekaligus ingin mencobanya” Jawab Zero.
“Cross kau tidak ambil pizza nya?” Tanya Cube pada Cross yang sedari tadi hanya tiduran di sofa sambil melihat smartphone nya.
“Pizzanya masih terlalu panas.” Jawab Cross singkat. Cross agak sensitif dengan suhu panas, bukannya tidak bisa, dia semacam tidak mau berhubungan dengan hal-hal yang panas. Sebenarnya pizzanya tidak terlalu panas, sudah tidak hangat malah, tapi masih terlalu panas untuk Cross.
“Oke aku akan menjelaskan tugas barunya…” Mulailah Zero menjelaskan pekerjaan baru untuk mereka. Cross meletakkan smartphonenya, memejamkan mata untuk kembali tidur.

Comments